You are reading Tidak Ada Libur. You can leave a comment on or trackback to this post
Newer »« Older| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Jan | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | ||||
Adakalanya liburan dialami para murid sekolah, cuti diperoleh para pegawai kantor, dan istirahat diberikan di sela kegiatan. Tetapi, itu semua bukan dari Tuhan, sebab setiap muslim tidak punya libur, cuti dan istirahat sebelum kakinya melangkah ke surga.
“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang padamu ajal” (QS Al-Hijr : 99)
Kita tidak punya waktu libur sepanjang siang dan malam, karena malaikat pencatat amal kebaikan senantiasa mencatat dan menulisnya; demikian pula malaikat pencatat amal keburukan senantiasa menghitung dan mencatatnya.
“Biarkan mereka di dunia ini makan dan bersenang-senang, dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui akibat perbuatan mereka” (QS Al-Hijr : 3)
Apakah kita yakin bahwa kita tidak akan mati, kecuali bila telah tua?.
“Maka apakah kamu mengira Kami menciptakan kamu secara main-main saja dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan pada Kami? …” (QS Al-Mukminuun : 115)
no comments yet.
Names and email addresses are required (email addresses aren't displayed), url's are optional.
Comments may contain the following xhtml tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>