Perpisahan
Perpisahan adalah salah satu ‘prosedur’ hidup manusia, yang fungsinya untuk mengukur pertumbuhan dan kematangan manusia. Itulah sebabnya anak manusia pada saatnya harus terpisah dari rahim ibunya.
Kelahiran adalah bentuk perpisahan alami pertama manusia. Anak manusia harus berpisah dengan ‘kantong tidur’ ajaib yang bernama rahim, sebagai konsekuensi bagi pertumbuhan dan kematangannya. Setelah berbulan-bulan dinanti, kelahirannya adalah hal yang sangat membahagiakan bagi sang ibu dan orang-orang di sekitarnya.
Kelahiran mengajarkan bahwa perpisahan bisa jadi hal yang membahagiakan. Seseorang bisa saja mengaku paling bahagia saat menjalani masa sekolah, tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan kebahagiaan saat dia lulus. Perpisahan dalam konteks ini mengajarkan bahwa kebahagiaan di masa sekolah sudah cukup waktunya, karena dia bisa jadi sangat tidak bahagia jika tidak lulus, dan kini saatnya dia berbahagia di tempat lain.
Pernikahan adalah prosedur perpisahan lainnya. Cobalah cari alasan untuk merasa paling bahagia dengan hidup sendiri. Setiap manusia akan menemukan bahwa hidup bersama orang yang dicintai dalam pernikahan adalah hal yang sangat membahagiakan. Ini karena pernikahan, seperti halnya kelahiran, mengindikasikan adanya pertumbuhan dan kematangan dalam diri seseorang. Dengan menikah, seseorang ‘dipaksa’ berpisah dari orangtua dan menjadi orangtua bagi generasi berikutnya. Kebahagiaannya di masa lajang sudah cukup waktunya, karena itu bisa jadi hal paling tidak membahagiakan jika tidak juga diakhiri.
(IYUS in Annida)