Pure Oxygen

Take a deep breath….. and smile…

Archive for August 23rd, 2007


Susu Kedelai Aroma Pandan

“Susu sapi mahal nih sekarang”.
Gimana klo kita ganti susu kedelai? kandungan gizinya ga kalah lo dengan susu sapi. Proteinnya lebih tinggi, sementara kadar lemaknya lebih rendah. Susu kedelai juga baik diminum oleh mereka yang alergi susu sapi.

“Gimana cara bikinnya?”.
Gini ni bu cara buatnya :
Bahan :
-100 gr kacang kedelai, rendam dalam air selama 8-12 jam, lalu rendam dalam air mendidih selama 30 menit.
- 700 gr gula pasir
- 500 ml air
- 2 lembar daun pandan

Cara membuat :
1. Blender kacang kedelai bersama air dan gula.
2. Masukkan ke dalam panci, masukkan daun pandan, didihkan.
3. Susu kedelai aroma pandan dapat dinikmati saat hangat atau dingin.

Bila Bahan Asli Tak Ada di Dapur

Pernah kepentok gara-gara susah cari bahan yang sesuai resep?. Tak ada rotan, akar pun jadi. Dengan sedikit siasat, kita bisa memanfaatkan bahan yang ada untuk menggantikan bahan yang tidak ada.

1. Buttermilk.
Biasanya buttermilk dijual di supermarket. Lupa beli atau khawatir dengan kehalalannya? buat sendiri yu. Bahannya adalah susu segar. Caranya : tuang susu segar dalam wadah, tambahkan 1 sendok air jeruk nipis atau air cuka. Dalam 5 menit susu akan berubah menjadi bening dengan gumpalan-gumpalan putih di atasnya. Gumpalan ini yang bisa kita pake sebagai pengganti buttermilk.

2. Rum.
Rum berfungsi sebagai tambahan citarasa dan aroma. Karena statusnya yang tidak halal, kita pakai saja air jeruk atau jus apel siap pakai sebagai penggantinya.

3. Oregano.
Buat pecinta hidangan Italia, oregano wajib ada. Simpan selalu oregano kering dalam lemari bumbu. 1 sdm oregano kering = 1 sdm oregano segar. Jika tak ketemu oregano saat belanja, ganti saja dengan daun basil, thyme, atau marjoram.

4. Panko atau Bread Crumb.
Dalam bahasa Indonesia, artinya tepung panir. Tepung ini bagus untuk membalut ikan atau daging. Jika kehabisan tepung panir, pakai siasat ini. Ambil beberapa lembar roti tawar, panggang dalam oven pada suhu 200 derajat C, sampai kering tapi jangan gosong. Tunggu roti kering sampai dingin, hancurkan dengan blender. Supaya lebih sedap, tambahkan sedikit garam dan bubuk bawang.

5. Mayƶonaise.
Mayonaise adalah saus andalan tuk salad. Biar murah meriah, kita bikin sendiri aja.
4 kuning telur dikocok sampai kental, tambahkan 100 gr mentega sedikit demi sedikit dengan kecepatan pelan. Setelah kekentalan cukup, tambahkan 1/2 sdt lada, 1/2 sdt garam, 1/2 gula pasir, dan potongan daun seledri secukupnya. Nah, jadi deh.

Punya siasat-siasat yang lainnya? add di comment yah..makasih..

Sumber : Alia dan Ummi

Madu, Si Manis Berkhasiat

“Dari perut lebah itu keluar madu yang bermacam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi mereka yang berpikir” Al-Quran surat An-Nahl 69.

Allah maha benar dalam segala firmannya. Madu sebagai obat telah diakui kebenarannya oleh para ilmuwan. Khasiatnya juga telah dipakai sejak ribuan tahun lalu.

KANDUNGAN GIZI

Menurut Prof. DR. H. Muhilal, pakar gizi dari Pusat Penelitian Pengembangan Gizi Bogor, kandungan madu antara lain asam amino, karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Kandungan gizi utamanya adalah aneka senyawa karbohidrat seperti fruktosa, sukrosa, glukosa, dan dekstrin. Kandungan fruktosa ini yang membuat madu mempunyai efek pencahar. Sementara vitamin yang terkandung di dalamnya adalah vitamin C, E, B1, B2,B3, dan B6. Vitamin E dan C diyakini sebagai antioksidan untuk mencegah kanker dan penyakit jantung. Sedangkan mineral yang dikandung madu adalah kalium, natrium, magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur.

Madu juga mengandung zat antibiotik. Penelitian Peter C. Molan, dari Departemen Ilmu Biologi, Universitas Waikoto Selandia Baru, mengungkapkan bahwa madu mengandung zat antibiotik yang melawan berbagai patogen penyebab penyakit lambung, saluran pencernaan, saluran pernapasan, kulit, jantung, hati dan paru, mata, telinga dan syaraf.

JENIS-JENIS MADU

Secara umum ada empat jenis madu yang dikenal.
1. Madu monoflora.
Madu yang berasal dari lebah yang menghisap satu jenis tanaman. Misalnya madu kelengkeng.
2. Madu multiflora.
Madu yang bersumber dari lebah yang menghisap berbagai jenis tanaman. Misalnya madu hutan.
3. Madu embun.
Madu yang bersumber dari hasil sekresi tanaman tertentu. Misalnya cairan manis yang terdapat pada ketiak tunas daun pohon karet yang tumbuh setelah gugur. Cairan ini merupakan pakan lebah yang pada akhirnya menghasilkan madu.
4. Madu sintetis.
Madu hasil karya manusia (madu palsu). Terbuat dari sari buah yang dipekatkan dengan pemanasan.

MENGENALI MADU ASLI

Cara mengenali madu asli :
1. Teteskan madu pada selembar kertas. Madu yang asli yang tidak mudah diserap kertas.
2. Madu palsu rasanya manis dan lengket di lidah, madu asli manis asam dan tidak lengket di lidah.
3. Kocok madu dalam botol. Madu asli akan menghasilkan buih. Jika tutup botol dibuka, terdengar suara letupan kecil.

BACK TO HONEY

Pemanfaatan madu antara lain untuk :
1. Kecantikan.
Hangatkan madu secukupnya, oles pada wajah setelah dibersihkan. Diamkan 10 menit, lalu cuci. Tips ini juga bermanfaat untuk mengatasi bibir kering.
2. Gangguan pencernaan dan persendian.
Campurkan madu dan cuka apel 1:1 serta air secukupnya, minum secukupnya.
3. Osteoporosis.
Penelitian di Inggris menyebutkan bahwa satu sendok teh madu tiap hari akan membantu mencegah tulang keropos.
4. Mencegah mabuk perjalanan.
Ambil 2 sendok madu asli dan campur dengan sedikit garam. Aduk rata lalu minum saat menjelang bepergian.
5. Kurang tidur dan vitalitas.
Satu sendok makan madu dimasukkan dalam satu cangkir susu panas insyaALLAH membuat badan tidur lelap dan badan segar.
6. Batuk.
Campur madu dan gliserin 3:1, tambahkan jus jeruk lemon secukupnya, aduk rata lalu diminum.
7. Luka bakar.
Oles madu secara merata di bagian luka bakar.
8. Penyubur rambut.
Campur madu dan minyak zaitun 1:1 lalu oles pada rambut dan kulit kepala. Tutup dengan handuk hangat selama setengah jam, lalu cuci bersih.

9. Mengurangi migren.
Ambil 2 sdt serbuk kopi, seduh dengan 1 gelas air mendidih. Tambahkan madu sebanyak 2 sdm, aduk rata. Minum selagi hangat, 1-2 kali sehari.

Kalo ada yang lain, tambahkan di comment ya..makasih..

Sumber :
1. Majalah Alia, Februari 2004
2. Menjadi Ummahat Kreatif, B. M. Asti, Mujahid Press, 2006