Pure Oxygen

Take a deep breath….. and smile…

Archive for October 19th, 2007


Asal - usul

Pernahkah kita berpikir bahwa kita sering memberi nilai kepada sesuatu karena tampilan terkininya, bukan karena asal-usulnya?. Contohnya penilaian kita kepada nasi dan beras.

Kita cenderung lebih menghargai nasi daripada beras karena nasi bisa langsung dimakan. Padahal jika kita runut asal-usulnya, nasi bukanlah apa-apa, jika beras tidak rela menjalani proses menjadi nasi. Dan jika kita runut lagi, beras juga bukan apa-apa, sebab ia adalah hasil dari proses tanam dan tumbuh selama berbulan-bulan dari akar, batang dan daun padi.

Begitu juga hidup kita. Kita sering menilai seseorang karena tampilan terkininya yang cantik, sehat, mapan, pintar, atau soleh, karena memang sosok itu yang berhubungan langsung dengan kita. Padahal jika kita runut asal-usulnya, manusia adalah hasil dari proses panjang dan rumit dari masa janin hingga dewasa.

Kenyataan inilah yang seharusnya membuat segala sesuatu dinilai berharga, bermartabat dan mulia. Seorang anak jalanan yang tergolek di trotoar, adalah mahluk berharga yang tidak mungkin dicari gantinya jika kita renungkan bagaimana proses asal-usulnya. Sepotong roti yang kita buang karena kita kekenyangan, adalah benda yang berharga karena ia telah melewati proses yang panjang hingga menjadi roti. Segelas air yang kita buang adalah benda berharga jika kita memikirkan bagaimana ia menjalani proses hingga hadir di hadapan kita.

Nah, tak ada sesuatu pun yang tak berharga dari kehidupan jika kita mau sejenak saja memikirkan proses asal-usulnya.

(IYUS in Annida)