Madu, Si Manis Berkhasiat
“Dari perut lebah itu keluar madu yang bermacam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi mereka yang berpikir” Al-Quran surat An-Nahl 69.
Allah maha benar dalam segala firmannya. Madu sebagai obat telah diakui kebenarannya oleh para ilmuwan. Khasiatnya juga telah dipakai sejak ribuan tahun lalu.
KANDUNGAN GIZI
Menurut Prof. DR. H. Muhilal, pakar gizi dari Pusat Penelitian Pengembangan Gizi Bogor, kandungan madu antara lain asam amino, karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Kandungan gizi utamanya adalah aneka senyawa karbohidrat seperti fruktosa, sukrosa, glukosa, dan dekstrin. Kandungan fruktosa ini yang membuat madu mempunyai efek pencahar. Sementara vitamin yang terkandung di dalamnya adalah vitamin C, E, B1, B2,B3, dan B6. Vitamin E dan C diyakini sebagai antioksidan untuk mencegah kanker dan penyakit jantung. Sedangkan mineral yang dikandung madu adalah kalium, natrium, magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur.
Madu juga mengandung zat antibiotik. Penelitian Peter C. Molan, dari Departemen Ilmu Biologi, Universitas Waikoto Selandia Baru, mengungkapkan bahwa madu mengandung zat antibiotik yang melawan berbagai patogen penyebab penyakit lambung, saluran pencernaan, saluran pernapasan, kulit, jantung, hati dan paru, mata, telinga dan syaraf.
JENIS-JENIS MADU
Secara umum ada empat jenis madu yang dikenal.
1. Madu monoflora.
Madu yang berasal dari lebah yang menghisap satu jenis tanaman. Misalnya madu kelengkeng.
2. Madu multiflora.
Madu yang bersumber dari lebah yang menghisap berbagai jenis tanaman. Misalnya madu hutan.
3. Madu embun.
Madu yang bersumber dari hasil sekresi tanaman tertentu. Misalnya cairan manis yang terdapat pada ketiak tunas daun pohon karet yang tumbuh setelah gugur. Cairan ini merupakan pakan lebah yang pada akhirnya menghasilkan madu.
4. Madu sintetis.
Madu hasil karya manusia (madu palsu). Terbuat dari sari buah yang dipekatkan dengan pemanasan.
MENGENALI MADU ASLI
Cara mengenali madu asli :
1. Teteskan madu pada selembar kertas. Madu yang asli yang tidak mudah diserap kertas.
2. Madu palsu rasanya manis dan lengket di lidah, madu asli manis asam dan tidak lengket di lidah.
3. Kocok madu dalam botol. Madu asli akan menghasilkan buih. Jika tutup botol dibuka, terdengar suara letupan kecil.
BACK TO HONEY
Pemanfaatan madu antara lain untuk :
1. Kecantikan.
Hangatkan madu secukupnya, oles pada wajah setelah dibersihkan. Diamkan 10 menit, lalu cuci. Tips ini juga bermanfaat untuk mengatasi bibir kering.
2. Gangguan pencernaan dan persendian.
Campurkan madu dan cuka apel 1:1 serta air secukupnya, minum secukupnya.
3. Osteoporosis.
Penelitian di Inggris menyebutkan bahwa satu sendok teh madu tiap hari akan membantu mencegah tulang keropos.
4. Mencegah mabuk perjalanan.
Ambil 2 sendok madu asli dan campur dengan sedikit garam. Aduk rata lalu minum saat menjelang bepergian.
5. Kurang tidur dan vitalitas.
Satu sendok makan madu dimasukkan dalam satu cangkir susu panas insyaALLAH membuat badan tidur lelap dan badan segar.
6. Batuk.
Campur madu dan gliserin 3:1, tambahkan jus jeruk lemon secukupnya, aduk rata lalu diminum.
7. Luka bakar.
Oles madu secara merata di bagian luka bakar.
8. Penyubur rambut.
Campur madu dan minyak zaitun 1:1 lalu oles pada rambut dan kulit kepala. Tutup dengan handuk hangat selama setengah jam, lalu cuci bersih.
9. Mengurangi migren.
Ambil 2 sdt serbuk kopi, seduh dengan 1 gelas air mendidih. Tambahkan madu sebanyak 2 sdm, aduk rata. Minum selagi hangat, 1-2 kali sehari.
Kalo ada yang lain, tambahkan di comment ya..makasih..
Sumber :
1. Majalah Alia, Februari 2004
2. Menjadi Ummahat Kreatif, B. M. Asti, Mujahid Press, 2006